Januari 2011
Untuk hal undangan, kami berdua sepakat untuk mencari undangan batak tetapi tidak memakai motif-motif batak seperti yang biasanya kami terima...Mungkin ingin berbeda sedikit dari segi design nya tetapi tidak menghilangkan semua isinya yang "memang, harus, kudu, mesti" dengan bahasa batak...
Akhirnya dengan bermodalkan browsing yang banyak dengan mas google (a.k.a. http://www.google.com/) Contoh yang biasanya undangan batak seperti dibawah ini:
Sedangkan undangan yang sebenarnya kita target yang seperti dibawah ini:
Dengan semangat 45, pencaharian undangan pun dilakukan...
1. di Wedding Fair..
setelah berkeliling ke beberapa stand, memang wedding fair menawarkan harga yang cukup menarik bagi pengunjung saat itu, dengan berbagai macam design yang tentu saja sesuai dengan harganya...tetapi dikarenakan adanya yg namanya "BUDGET", akhirnya kami memutuskan hanya melihat contoh-contoh undangan disana, tidak dilakukan DP, untuk sebagai referensi di tempat yang memang semestinya "RajanyƤ tempat undangan", yaitu Pasar Tebet!
2. Pasar Asemka
Dengan informasi simpang siur, kami (lebih tepatnya pasanganku), dengan kemauan yang tinggi, dia melakukan survey tempat untuk cetak undangan yang "katanya" notabene disini sarangnya untuk segala undangan, souvenir, dll...tetapi telisik demi telisik, sudut demi sudut ditelusuri, "koq ngga ada yaaa??" apa pasanganku salah area? secara pasar asemka memang besarnya ampun-ampun..dan kita memang harus tau, section2 yang menjual suatu jenis barang ada dimana...akhirnya dengan berpeluhkan keringat, pasanganku kembali dengan membawa berita "Nihil..."...thanks beibbb for your effort...Hal ini menyimpulkan kembali, memang "Pasar Tebet" as our last resort..
3. Rekomendasi dari Keluarga dan Fotographer..
Ada tempat rekomendasi dari keluarga didaerah rawamangun, dengan niat yang cukup, kami berdua mendatangi tempat nya, dan menemukan model yang kami mau, tetapi tetap saja, harga yg the best deal nya di "Pasar Tebet"...
4. Last but not least...PASAR TEBET!
yeayy! setelah sampai kesana, secara ini kunjunganku kedua kali dalam hidup (dulu pertama kali sekitar 7 tahun yang lalu), begitu parkir dibawah pasar, langsung terlihat toko dikiri dan kanan dan kesibukan orang-orang yang sedang mencetak undangan...woww,,,ini memang surganya tempat cetak undangan...dengan banyak tempat untuk sebagai tempat pembanding, dan harus dengan "kesabaran" yang tinggi, dan kelihaian dalam bernegosiasi, kami berjalan mengunjungi beberapa toko dan mulai mencari-cari model dan ukuran yang kami inginkan..Hari itu, kami tidak menghasilkan apapun (a.k.a. Blm DP!), cuma mencari referensi dulu, dan sekitaran harganyaa..
Setelah kunjungan kedua, pada minggu berikutnya, akhirnya kami baru DP (agak kurang best deal sih, krn targetku sebenarnya yg sekitaran 5000-6000), tapi kami dapat harga 7000 dikarenakan dengan motif yang sama (cover sama), tetapi isi didalamnya harus naik cetak 2x (yg satu nama laki2 diatas dan dohot manggokhonnya, dan yang satu lagi nama perempuan yang diatas beserta dohot manggokhonnya...bagi pembaca batak, pasti mengerti yang aku maksudkan disini)...
jadi dari harga 6500 per piece, harus naik menjadi 7000...
dengan spesifikasi:
1. 1 lembar kertas kalkir
2. 2 lembar kertas didalamnya
3. kartu ucapan terima kasih
4. warna amplop: gold
5. warna cover gold
6. Plastik undangan
(gambar contoh undangan seperti yang diatas sudah saya posting, yg warna GOLD)
oia, sebagai info saja, untuk foto, kalau fotonya sewarna dengan tulisannya, maka tidak akan kena charge tambahan...tetapi kalau fotonya berwarna, akan kena tambahan 500ribu rupiah untuk keseluruhan jumlah undangan...mau undangannya 500buah..atau 800buah..2000buah..tetep kena charge 500ribu sahaja...
Dengan waktu pengerjaan yang kurang lebih sebulan dari semenjak draft nya di approved oleh kedua belah pihak, maka kami decide untuk at least harus sudah approved di bulan akhir februari atau awal maret..
Begitu dibawa kerumah contoh undangannnya, calon mertua aku, puji Tuhan, setuju...berarti dapat diteruskan ke persiapan list nama pengundang dan persiapan drafting undangannya..
semoga hasilnya nanti menjadi baik, dengan tidak terlambat, atau salah cetak, dll..
*semoga...
Kenyataannya...
May, 2011
Akhirnya sampai juga dibulan april/mei 2011 ini, kami berdua memasukkan draft undangan batak ke vendor undangan di tebet ini...
bisa dibilang disini kalau insting perempuan sudah tidak bagus itu harap diikuti maksudnya...kejadian disini, undangan kami:
1. Di bulan april, dateng kesana lagi utk kasih Dohot Manggokhonnya..koq ya dia buat draft undangan resepsi!?!?!? helowww??? ini kan undangan adat batakk...
2. Draft berkali-kali diganti, krn kesalahan design di awal harusnya undangan adat batak, dia buat draft undangan resepsi;
3. Susah dihubungi; di telp ke semua telp yg kami ada, ga ada yg mau ngangkat!
4. Nyolot! Penjual koq nyolot??;
5. mau naik cetak, harus DP 75% dari total bill! huhh!! pdhal undangan resepsi kami aja, cuma dibayar 20%dari total bill aja, ga sewot, dan dikerjakan dengan bagus;
6. Nyolot.. (have i mentioned about this??); and last but not least...
7. Nyolot... (the best part!).
hm...setelah penantian sekitar 6minggu, akhirnya nih undangan jadi, tapi dengan "gondok...dongkol...sebel...tangisan..,fiuhh! semua deh..."
Untungnya camiku juga orangnya sabar..jd dari esmosiku yang keknya sudah ga bisa dibendung lagi..dia masih mau menghadapi tuh vendor laknat! (thanks beibb!!!)
2 hari terakhir menjelang tuh undangan jadi, cami ku yg menghadapi mereka dan akhirnya dia juga sudah diluar kesabaran, ya akhirnya marah2 juga disana...
Dan jeng jeenggg..sampai dirumah, aku mulailah mengecek satu persatu tuh undangan, dan hasilnya:
1. Undangan versi parboru -- isinya paranak
2. "Jakarta" --> di cetak "Jakart"
3. Lem berantakan di amplop, isi dalem..
4. Amplop kelipet2 kusut
5. Kalkir didalam kelipet2...
6. Tempelan isi didalam ga rapih, jadi keluar dari hardcovernya..miring2 kekanan kekiri..!!
halahhh...dlll dehh...cami menawarkan untuk dibuat lagi aja...ahh tapi kupikir..apa2an buat lagi?? si vendor laknat itu yg buat salah..kami yang harus dirugikan untuk buat lagi dan spent 5jutaan lagi utk hal yang beginian...???
sudah lahh..
cukup mengingat "None is perfect..."
--> lanjut aja..yg penting "kawinn..kawinn...kawinnn kawinn..." ;P
Cerita lucu disini:
Awalnya kami DP 400ribu di vendor laknat ini..dengan keukehnya camiku ga mau pindah dari vendor ini...jadi tetep aja diterusin di vendor ini...at the end, pada saat pelunasan, camiku bayar kelebihan 400ribu...hahahaha...inilah si kisah 400ribu itu dimulai dan diakhiri..
dangdut mode on..."aku yg mulaiii 400rb...kaw yg mengakhiri 400rb..." ;P
Leason learned:
1. Dengarkan kata hati --> jika perasaan sudah ga bagus..walau sudah DP 100-200ribu..mending pindah vendor aja deh...
2. Cetak undangan 3 bulan sebelum martumpol! jadi dengan waktu pengerjaan yang 1 bulan, jika error, buat esmosi, dll..bisa langsung ambil plan B --> untuk pindah tempat cetak dan masih ada waktu sekitar 2 bulan sblm martumpol
3. Untuk ucapan terima kasih (gratis dari vendor) --> ambil kartu ucapaannya 1 minggu setelah naik cetak..jadi minta di duluankan...krn kejadian di temenku, sampai hari "H"--> si kartu ucapan tak kunjung dicetak sama si vendor! jadi jangan lupa..begitu approved dan naik cetak, minta 1 minggu setelah itu utk ambil kartu ucapan terlebih dahulu
4. nanti ku pikirkan lagi..hehehe..kalau ada, nanti ku update disini.. ;)


ha,,,ha,,, semangat juang yg tinggi walau harus dikecewakan...
BalasHapuskami menerima order undangan motif adat berbagai daerah :) http://bekasiprinting.blogspot.com/ pengerjaan 1 - 7 hari tergantung jumlah pesanan dan tingkat kerumitan :)